AJARI 7
Senin 25 November 2012
Setelah pukul 09.30 kami berangkat dari kampus setelah
mendata teman-teman yang akan pergi, kami berangkat dari IAIN Mataram Dengan
jumlah 6 (Enam) orang, sesampainya kami di Hotel Puri Indah kami di terima oleh
panitia dan kami lansung registrasi sebagai peserta AJARI 7 dan kami menerima
perlengkapan peserta, tidak lama kami bertmu dengan peserta dari UNRAM sebanyak
3 (Tiga) orang berjenis kelamin Laki-laki Ketiga-tiganya, kemudian kami
berkumpul di salah satu kamar hotel bernomor 16 untk sementara
waktu,selanjutnya kami berangkat menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) guna
menjemput teman-teman yang berasal dari luar daerah, setibanya di di BIL kami
bertemu dengan banyak peserta dari berbagai macam daerah dengan selang waktu
yang tidak lama.
Dari Bandara Kami lansung menuju Hotel Lombok Raya untukpembekalan dan perkenalan, setelah tiba
di Hotel di arahkan ke salah satu ruangan diamana kami bisa melakukan
pembekalan dan perkenalan serta pembagian kelompok, setelah semuanya selesai kami diarahkan ke
penginapan yakni Hotel Puri Indah Mataram,
Selasa, 26 November 2012
Pagi hari setelah sarapan kami
berangkat kelokasi bahari pertama yakni pelabuhan kota tua Ampenan, disana kami
dapat menggali informasi sejarah kejayaan Pelabuhan Kota tua Ampenan melalui
banyak nara sumber mulai dari masyarakat setempat, pemerintah dan dari
kementrian kebudayaan dan pariwisata, tak lama kemudian kami menuju salah satu kampung
di Ampenan yakni kampung Melayu.
Setelah dari Ampenan kami
melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua, Museum Negeri NTB. Panas terik
matahari waktu itu sangat panas, namun hal itu tidak membuat kami mengeluh,
kami tetap semangat dan antusia mengitkuti kegiatan. Di Museum kami menggali
informasi dan pengetahuan tentang barang peninggalan kuno milik NTB, selain itu
kami juga sempat mengikuti presentase 6 (enam) makalah terbaik yang berlansung
selama satu jam hingga makan siang.
Lokasi selanjutnya yang kami
kunjungi adalah taman Narmada, tersebut bahwa di Taman Narmada ini telah
berdirikjerajaan Lombok yang berasal dari Bali Karang Asem, namun kini sudah
menjadi taman dan pusat pariwisata.
Pada malam harinya kami mengikuti
seminar kesejarahan di Hotel Lombok Raya, yang menghadirkan nara sumber terpercaya
mengenai sejarah kemaritiman dan bahari yang pernah ada di Nusa Tenggara Barat ini.
Rabu, 27 November 2012
Hari rabu di jadwalkan kunjungan ke
PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) dari dini hari kami sudah siap-siap berangkat ke
lokasi, dalam perjalanan khususnya, didalam kapal kami mengikuti funs game yang
cukup menguras otak dan sangat menarik
Setibanya di lokasi, kami disambut
oleh rombongan pemerintahan Sumbawa Barat, namun tidak lama kemudian kami
melanjutkan perjalanan ke kampong lingkar tambang Newmont, disana kami di
sambut dengan makan siang dengan jamuan makan yang sangat istimewa dan makanan
ala Samawa, setelah itu kemudian kami berdiskusi seputar Penambangan Newmont
dan menghabiskan waktu 30 menit, dan kami beranjak menuju pelabuhan tano guna
melanjutkan penyeberangan menuju Lombok dan dilanjutkan ke penginapan .
Kamis, 28 November 2012
Lokasi selanjutnya adalah Sekotong,
dimana kami akan mengunjungi lokasi Budidaya Laut Lombok, disini kami menjumpai
banyak ragam budidaya, mulai pemberdayaan Mutiara, Kerang Abalon dan
pemberdayaan Ikan Hias dan Ikan Konsumsi, kami dibagi menjadi beberapa kelompok
sesuai dengan jenis budidaya, dan sebagian dari kami menyeberang lautan guna
mengunjungi lokasi pemberdayaan keramba ikan hiass dan pemberdayaan mutiara,
kami melakukan wawancara dengan petugas setempat mengenai pengelolaan mutiara
tersebut, mulai dari pembibitan, penyuntikan dan panen muatiara.
Lokasi yang kami tuju selanjutnya
adalah Desa Adat/ Tradisional Sade yang berlokasikan di Lombok Tengah bagian
selatan, menarik untuk didiskusikan, karena dilokasi ini kami dapat melihat Desa
masa lampau dengan barang-barang yang sangat khas dan unik, semua peserta
bahkan panitia Arung Sejarah Bahari VII ikut serta berbelanja dan berkeliling
disekitar lingkungan Sade hingga pukul 14:20.
Perjalanan selanjutnya yakni
mengunjungi pelabuhan Bahari yakni Pelabuhan Labuhan Haji yang berada di Lombok
timur, hasil wawancara bahwa yang mendomisili daerah labuhan haji adalah
penduduk Mandar dari Sulawesi bagian pesisir pantai akan tetapi masa sekarang
penduduk tersebut sudah bercampur dengan masyarakt suku sasak Lombok dan Suda 4
(Empat) generasi dari mereka yang tinggal di daerah tersebut
Di sebutkan bahwa kejayaan labuhan
haji sangat terkaenal pada masanya sampai ke luar negeri dan di jadikan tempat
pelayaran menuju Arab Saudi gunna pelaksanaan Haji, kapal yang pernah berlabuh
di pelabuhan ini diantaranya disebutkan oleh naarasumber yakni Kapal Besar
Gunung Jati yang beropersai hingga sekitar tahun 1978 M.
Lama kami berbaur dan berkomunikasi
dengan masyarakat setempat seputar peradaban masa lampau dan masa sekarang
serta kami menjumpai bahwa daerah ini sedang dilakukan “Rebulid” atau
pembangunan kembali dan pembenahan bangunan-banguna masal lampau, hal ini
dilakukan berhubung akan dilakukan pengoperasian kembali dan pada akhir
desember akan diadakan acara besar-besaran dalam rangka memperingati hari
Nusantara yang mendatangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Akhir acara sudah, akmi telah
merasa resah nan gundah dlam perjalanan menuju pendopo dikarenakan sebentar
lagi akan usai sudah acara ini, dimana di pendopo Bupati Lombok Timur akan
berlansung acara penutupan tersebut, tak tersa sudah lima hari kami berkumpul
dan belajar serta berekspedisi mengarungi lautan dan menjelajah daratan guna
mengenal dan mengetahui peradaban masa lampau demi menumbuhkan kecintaan pada
budaya dan kecintaan pada nusantara Indonesia Raya.
Setelah prosesi penutupan,
kami bergegas menuju penginapan untuk
yang terakhir kalinya dan acara telah selesai, kami sebagai tuan rumah dalam
acara ini akan merakan kesepian yang tak terduga karena akan berpisah dengan
semua teman-teman yang sudah kami sayang dan kami cintai namun setiap pertemuan
akan ada perpisahan, setibanya kami di penginapan kami tidak lansung tidur akan
tetapi kami masih berguarau dan bercanda untuk saat terakhir dan akhirnya kami
istirahat di Kamar masing-masing